Liverpool Kalahkan Chelsea, Jurgen Klopp Merasa Seperti Mendapat Pukulan Keras!

Liverpool Kalahkan Chelsea, Jurgen Klopp Merasa Seperti Mendapat Pukulan Keras!
Liverpool Kalahkan Chelsea, Jurgen Klopp Merasa Seperti Mendapat Pukulan Keras!

Sang pelatih Jurgen Klopp memuji perjuangan skuad Liverpool usai mengalahkan Chelsea pada ajang Piala Super Eropa 2019, yang di adakan pada hari Kamis tanggal 15 Agustus 2019 dini hari tadi WIB. Pria berusia 52 tahun tersebut mempunya keyakinan jika semangat juang kedua tim layak diapresiasi.

Kedua tim tersebut sama-sama menyuguhkan permainan terbaiknya dan berakhir sama kuat dengan perolehan skor 1-1 pada waktu normal. Lalu berlanjut ke babak tambahan, dimana Liverpool sempat mengubah skor menjadi 2-1 sebelum Chelsea akhirnya membalas menjadi skor 2-2. Adu penalti tidak terelakkan.

Babak adu penalti kali ini menjadi panggung bagi kiper anyar Liverpool, Adrian. Dirinya mampu membuktikan sebagai pengganti yang tepat untuk Alisson Becker karena tidak bisa ikut serta akibat cedera yang di alaminya. Lalu Liverpool menang dengan skor 5-4.

Dan hal tersebut menjadi musim baru yang akan dimulai, Liverpool dan Chelsea sudah harus melakoni pertandingan berat lebih dari 120 menit. Inilah yang membuat Klopp kagum.

Seperti Pukulan Keras

Menurut pendapat Klopp sang pelatih, laga tersebut lebih dari sekadar laga sepak bola. Kedua tim bertarung sebaik mungkin. Mereka harus bermain lagi di Premier League yang akan di laksanakan pada akhir pekan ini, dan seharusnya fisik para pemain belum cukup kuat.

“Tidak hanya kami yang menunjukkan karakter kami, Chelsea pun menunjukkan karakter mereka. Ini seperti pertandingan tinju. Pukulan yang bagus dari kedua tim,” kata Klopp kepada BT Sport.

“Tidak ada satu pun orang di stadion yang menginginkan tambahan dua kali 15 menit lainnya, tetapi begitulah adanya. Kami melawan tim Chelsea yang sangat bagus.” ujar sang pelatih kepada bet789club.com.

Yang Penting Menang

Bagi Liverpool sendiri, laga ini merupakan laga kompetitif ketiga mereka hanya dalam wktu 10 hari. Dimulai dengan melawan Manchester City di Community Shield, melawan Norwich di Premier League, dan baru saja dini hari tadi mengalahkan Chelsea.

“Musim masih sangat dini tetapi kami sudah melewati laga kompetitif ketiga kami tanpa pramusim yang bagus,” imbuh Klopp.

“Laga ini sangat sulit bagi kedua tim. Yang penting adalah kemenangan dan pada akhirnya kami berhasil meraih itu,” tutupnya.

Liverpool vs Chelsea, Ini Dia Beberapa Nama Yang Ada Di Skuad Lengkap Untuk UEFA Super Cup

Liverpool vs Chelsea, Ini Dia Beberapa Nama Yang Ada Di Skuad Lengkap Untuk UEFA Super Cup
Liverpool vs Chelsea, Ini Dia Beberapa Nama Yang Ada Di Skuad Lengkap Untuk UEFA Super Cup

Akhirnya pertandingan final UEFA Super Cup 2019 akan mempertemukan Livepool vs Chelsea. Dimana sama-sama duel dua tim asal Inggris tersebut akan digelar di Vodafone Park, yang di laksanakan pada hari Kamis tanggal 15 Agustus 2019 dini hari WIB tepatnya pukul 02.00 pagi.

Kali ini Liverpool berlaga di UEFA Super Cup karena menyandang status juara Liga Champions 2018/19 yang lalu. Pada laga final, The Reds menang saat melawan Tottenham.

Lalu sementara itu untuk lawannya Chelsea, adalah juara Liga Europa musim 2018/19 yang lalu. The Blues menumbangkan perlawanan Arsenal pada pertandingan final. Chelsea menang dengan perolehan skor yang membanggakan yaitu 4-1 atas Arsenal.

Dan kesempatan pada laga ini, Liverpool harus mengalami kehilangan beberapa sejumlah pemain pilarnya. Sementara, Chelsea justru mendapat dua amunisi tambahan. Namun kita masih bertanya-tanya siapa yang akan menang, kira-kira Bolaneters di kubu mana nih?

Liverpool Tanpa Alisson Dan Bek Terbaik Dunia

Liverpool dipastikan tidak akan diperkuat oleh penjaga gawang utamanya yaitu, Alisson Becker. Sebab, penjaga gawang asal Brasil itu harus mengalami cedera sehingga klub harus rela pemain berusia 26 tahun harus istirahat. Jurgen Klopp sang pelatih menyebut dia akan absen dalam beberapa pekan ke depan.

Dan sebagai ganti, kabarnya The Reds bakal bertumpu pada dua penjaga gawang baru yakni Adrian dan Andy Lonergan. Kemungkinan besar Klopp akan memilih Adrian untuk berada di bawah mistar.

Tidak berhenti sampai situ saja, namun Liverpool juga akan kehilangan bek terbaik dunia Dejan Lovren. Pemain asal Kroasia tersebut dikabarkan segera pindah dan akan bergabung dengan AS Roma.

Selain nama-nama di atas, ada beberapa nama para pemain Liverpool dalam kondisi siap tempur. Berikut adalah skuad Liverpool untuk laga UEFA Super Cup 2019 :

Kiper : Adrian, Lonergan, Kelleher

Belakang : Hoever, Alexander-Arnold, Van Dijk, Gomez, Robertson, Matip

Gelandang : Henderson, Fabinho, Wijnaldum, Milner, Elliott, Keita, Oxlade-Chamberlain, Lallana, Shaqiri

Penyerang : Brewster, Firmino, Mane, Salah, Origi

NGolo Kante Dan William Masuk Skuad Chelsea

Untuk lawannya, Chelsea tidak kalah menyambut laga UEFA Super Cup 2019 dengan hasil buruk di laga Premier League, maskipun dengan kekalahan yang di peroleh 4-0 atas Manchester United. Tetapi, ada kabar baik yang diterima oleh Frank Lampard sang pelatih jelang duel lawan Liverpool.

Lampard sudah bisa memainkan N’Golo Kante secara penuh. Dia dalam kondisi yang bugar. Selain itu, William dan Antonio Rudyger juga kembali masuk dalam skuad. Kedua pemain bisa menambah kekuatan Chelsea.

Sementara, dari daftar pemain yang akan absen, ada nama Ruben Loftus-Cheek dan Callum Hudson-Odoi. Berikut adalah beberapa nama yang berada di skuad Chelsea untuk UEFA Super Cup 2019 :

Penjaga Gawang : Arrizabalaga, Caballero, Cumming

Belakang : Alonso, Rudiger, Azpilicueta, Emerson, Zouma, Christensen, Zappacosta, Tomori

Gelandang : Kenedy, Kovacic, Kante, Jorginho, Gilmour, Barkley, Mount, Pedro, Willian, Pulisic

Penyerang : Batshuayi, Giroud, Abraham

So tinggal menunggu beberapa jam lagi pertandingan tersebut akan di laksanakan mohon bersabar ya untuk para pendukung masing-masing klub. Semoga siapapun yang menjadi juara bisa tetap di terima dengan sportif.

Sumber : Situs Poker Online No. 1 di Indonesia bet789casino.com

Bantah Kebatalan Gareth Bale Ke Jiangsu Suning Bukan Karena Dihalangi Keluarga!

Bantah Kebatalan Gareth Bale Ke Jiangsu Suning Bukan Karena Dihalangi Keluarga!

Kabar yang menyebut baru-baru ini soal rencana kepindahan pemain berusia 30 tahun, Gareth Bale dari Real Madrid menuju klub Tiongkok yaitu, Jiangsu Suning yang beritanya dihalangi pihak keluarga rupanya dibantah oleh agen sang pemain yang artinya berita tersebut tidak benar adanya.

Beberapa waktu lalu muncul kabar yang menyebut bahwa Bale sudah sepakat untuk bergabung dengan Jiangsu Suning. Di sana, pemain berdarah Britania Raya itu kabarnya menerima gaji mencapai 1 juta poundsterling per pekan.

Namun kepindahan Bale ke Tiongkok ini berujung dengan kegagalan untuk terwujud. Ada kabar yang menyebut Real Madrid menggagalkan transfer tersebut. Ada pula yang menyebut pihak keluarga Bale melarang sang pemain untuk berlabuh ke Tiongkok.

Bantahan Agen Gareth Bale

Kini agen Bale, Jonathan Barnett membantah kabar yang menjadi buah bibir banyak orang tersebut. Menurutnya, Bale dan keluarganya sudah siap untuk hengkang ke Tiongkok. Apapun keputusan Bale keluarga selalu berikan support penuh selagi semua yang di lakukan positif dan membawa dampak yang lebih baik untuk Bale.

“Cerita yang menyebut bahwa Gareth [Bale] atau keluarganya menjadi alasan mengapa kesepakatan tak tercapai adalah alasan yang benar-benar salah,” ujar Barnett kepada Sky Sports.

Jiangsu Suning pun akhirnya sudah terlanjur memilih untuk merekrut striker Ivan Santini dari Anderlecht. Ia mengisi pos yang sejatinya sudah disiapkan untuk Bale.

Tak Masuk Skuat Audi Cup

Situasi terkait rumor transfer ini membuat Bale tak masuk dalam skuat Real Madrid untuk ajang pramusim Audi Cup tengah pekan ini.

Real Madrid rencananya akan menjalani laga semifinal Audi Cup melawan Tottenham Hotspur. Laga ini bakal digelar pada hari Selasa tanggal 30 Juli 2019 malam WIB.

Setelah laga tersebut, Bayern Munchen selaku tuan rumah bakal berlaga di partai semifinal lainnya menghadapi wakil Turki, Fenerbahce.

Keesokan harinya, tim yang kalah dari dua laga tersebut bakal bertemu di partai perebutan tempat ketiga, sedangkan dua pemenang akan bentrok memperebutkan gelar juara di partai final.

Sumber : bet789inc.com website judi online terbaik.

Striker Wolverhampton Ingin Buat Rekor Buruk Setan Merah Tetap Ada

Striker Wolverhampton Ingin Buat Rekor Buruk Setan Merah Tetap Ada
Striker Wolverhampton Ingin Buat Rekor Buruk Setan Merah Tetap Ada

Pedro Neto salah satu pemain Wolverhampton mengaku antusias jelang pertandingan melawan Manchester United. Striker Wolverhampton itu menyatakan akan berjuang sekuat tenaga agar rekor buruk sang tamu tetap terjaga saat melawan timnya.

Di pekan kedua EPL ini, Wolves akan kedatangan tamu penting. Mereka akan berhadapan dengan raksasa Premier League, Manchester United.

Neto baru-baru ini tampil ciamik untuk Wolves. Ia membuat gol ketika timnya mengalahkan FC Pyunik dalam kualifikasi Liga Europa baru-baru ini.

Neto menegaskan bahwa ia siap memberikan ancaman yang nyata untuk gawang Manchester United. “Saya sudah beradaptasi dengan baik di tim ini,” jawab Neto kepada Sportsmole.

Mulai Kompak

Meski kurang dari satu bulan bergabung dengan Wolves, Neto menyebut bahwa proses adaptasinya di Wolves berjalan dengan sangat baik bahkan diluar ekspetasi sang pemain.

Neto menyebut sudah mulai memahami permainan rekan-rekan setimnya sehingga ia berharap bisa mencetak lebih banyak gol di pertandingan-pertandingan berikutnya.

“Saya bisa beradaptasi dengan cepat karena rekan-rekan saya adalah pemain yang mudah diajak bermain. Mereka adalah pemain hebat yang membuat saya terus berkembang dan mereka juga banyak membantu saya.” Ujarnya kepada agen poker online Indonesia.

Sanggup Menang

Neto kembali menegaskan dengan kondisinya saat ini sangat prima untuk membantu Wolves mengalahkan Setan Merah.

“Kami sekarang sangat fokus untuk pertandingan hari Senin nanti [vs United]. Ini adalah pertandingan yang besar dan akmi ingin menang.” Ujarnya.

“Kmai tahu bahwa kami memiliki rekor yang bagus melawan Manchester United musim lalu dan sekarang kami akan mencoba memepertahankan rekor itu musim ini.” Tandasnya kembali.

Rekor Tidak Pernah Menang

Sejak Wolves kembali ke Premier League, Manchester United belum pernah sekalipun meraih kemenangan atas tim asal Midland itu.

Mereka kalah dua kali dan seri satu kali dari tiga pertandingan mereka melawan Wolves musim lalu dibawah asuhan pelatih Solksjaer.

AC Milan Inginkan Bek Muda Barcelona

AC Milan Inginkan Bek Muda Barcelona
AC Milan Inginkan Bek Muda Barcelona

Serie A Italia, AC Milan memiliki target baru di musim panas ini. Mereka berencana untuk mendatangkan bek Barcelona, Jean Clair Todibo sebelum bursa transfer ditutup resmi oleh FIFA.

Merombak pertahanan merupakan salah satu prioritas Marco Giampolo di musim panas ini. Pelatih AC Milan itu menilai lini pertahanannya terlalu rapuh sehingga sulit bersaing dengan tim papan atas Serie A lainnya yang dinilai cukup tangguh.

Sejauh ini Giampolo berhasil mendapatkan jasa Leo Duarte dari Flamengo. Namun Giampolo merasa timnya masih butuh bek tambahan di musim 2019/2020 bergulir.

Dikutip dari Le10Sport, Giampolo sudah menemukan target potensial. Ia ingin merekrut Jean Claire Todibo dari Las Azulgrana Spanyol.

Skill Emas

Menurut laporan tersebut, GIampolo sudah menaruh perhatian terhadap sang bek sejak ia berada di Toulouse mantan timnya.

Giampolo menyatakan bahwa sang bek memiliki bakat yang sangat besar. Untuk itu ia bisa berkembang menjadi salah satu bek terbaik di dunia di masa yang akan datang.

Untuk itu Giampolo sudah meminta manajemen Milan untuk memboyong sang bek di musim panas ini menjadi salah satu skuat bek terbaik AC Milan pada musim ini.

Setengah Hati

Dari laporan yang sama mengklaim ketertarikan Milan terhadap Todibo bertepuk sebelah tangan karena sang pemain yang tidak menginingkan keberadaannya di AC Milan.

Todibo diberitakan tidak tertarik bergabung dengan Milan. Ia menilai tempatnya adalah Barcelona, di mana juara La Liga itu diklaim bakal meningkatkan performanya sebagai bek utama dalam skuat.

Sang pemain memutuskan untuk bertahan di Camp Nou dan menolak tawaran dari Rossonerri dalam waktu dekat ini.

Hanya Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Todibo sendiri kemungkinan besar tidak akan mendapatkan jam bermain yang cukup di skuat Barcelona musim depan.

Sang bek diprediksi akan kalah bersaing dengan Gerard Pique, Clement Lenglet dan Samuel Umtiti di jantung pertahanan Barcelona yang diklaim sudah sangat kokoh.

Kata Ryan Giggs Dengan Bangga, Buat Solskjaer Yakin Datangkan Daniel James

Kata Ryan Giggs Dengan Bangga, Buat Solskjaer Yakin Datangkan Daniel James
Kata Ryan Giggs Dengan Bangga, Buat Solskjaer Yakin Datangkan Daniel James

Pria berusia 45 tahun, Ryan Giggs ternyata baru-baru ini memegang peran penting di balik transfer pemain muda berusia 21 tahun, Daniel James ke Manchester United. Giggs yang menjadi peran didalamnya sebagai konsultan bos Setan Merah, Ole Gunnar Solskjaer.

James merupakan salah satu dari tiga transfer MU musim panas ini. Dia didatangkan untuk menyelesaikan masalah MU di pos penyerang sayap kanan. Walaupun diusianya yang ke 21 tahun, James menjadi harapan banyak orang jika dirinya bisa jadi bintang masa depan MU.

Meski belum benar-benar terbukti, performa James pada beberapa laga awal musim ini tampak memuaskan. Dirinya dinilai bisa menerapkan taktik Solskjaer sang pelatih dengan mudah, yakni bermain cepat dan agresif.

Giggs yakin pembelian James merupakan salah satu pembelian sukses MU. Dengan keputusan yang tepat dan menguntungkan.

Konsultasi Solskjaer

Sebagai pelatih timnas Wales, Giggs terkenal sudah lebih dahulu mengenal pemain muda ini James. Sebab itu, dia bersemangat ketika mendengar rumor MU mendekati mantan pemain Swansea itu. Giggs yakin transfer ini menguntungkan kedua pihak. Giggs sendiri tidak berada di pihak mana-mana namun ia mendukung dan turut merasakan senang untuk pemain berkebangsaan Britania Raya ini.

Ketika ditanya apakah memegang peran pada transfer James ke MU, Giggs berkata pada The Premier League: “Ya, Ole bertanya pada saya tentang dia.”

“Saya hanya menjelaskan padanya bahwa James merupakan pemain dengan banyak potensi, jelas dia sangat gesit. Sosok hebat, seseorang yang Anda inginkan di ruang ganti, karakter hebat.” Ujarnya dengan bangga kepada situs poker online terpercaya.

“Jadi, ya, ini transfer bagus, khususnya karena jumlah uang yang terlibat. Dia benar-benar talenta hebat,” imbuhnya.

Semakin Baik

Giggs yakin James yang sekarang sudah jauh lebih baik dari James tahun lalu. Bermain bersama MU bakal mendongkrak setiap aspek permainannya, tentu di bawah bimbingan Solskjaer ia yakin semakin maju dan memberikan pengaruh yang baik untuk masa depan MU.

“Saya sering melihat dia di Swansea tahun lalu dan dia bisa merepotkan nyaris setiap bek sayap yang ada di sana,” lanjut Giggs.

“Jadi, dia hanya semakin bagus dan semakin baik dalam enam atau tujuh bulan terakhir. Dia cepat dan bisa mengalahkan siapa pun,” tutupnya.

Pindah Dari Liverpool, Hoax Atau Nyata? Begini Jawaban Mohamed Salah!

Pindah Dari Liverpool, Hoax Atau Nyata? Begini Jawaban Mohamed Salah!
Pindah Dari Liverpool, Hoax Atau Nyata? Begini Jawaban Mohamed Salah!

Berita terbaru datang dari penyerang berusia 27 tahun, Mohamed Salah yang disebut bakal meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2019/2020 ini. Akan tetapi, semua rumor yang beredar tersebut, dibantah oleh Mohamed Salah akan isu tersebut dan memastikan jika dirinya masih nyaman dan masih bahagia di Liverpool.

Mohamed Salah menjalani periode yang gemilang dalam karirnya sejak pindah ke Liverpool pada tahun 2017 yang lalu. Dari 108 laga yang sudah berhasil dimainkan dengan perolehan sebanyak 72 gol yang mampu dicetak oleh pemain asal Mesir.

Musim 2018/19 menjadi salah satu momen yang tidak bisa di lupakan bagi Mohamed Salah. Sebab, dia sukses membawa Liverpool menjadi juara Liga Champions. Gelar ini sekaligus menebus dan membalas kegagalan pada final Liga Champions musim sebelumnya.

Dan saat ini di tengah ketergantungan besar Liverpool pada pemain berusia 27 tahun, Mohamed Salah, dia justru diterpa kabar jika dirinya bakal pindah pada musim depan. Benarkah begitu? Simak berikut ini informasi lebih lengkapnya.

Mohamed Salah Bahagia di Liverpool

Mohamed Salah menjadi tumpuan di lini serang Liverpool. Bersama dua pemain lainnya Sadio Mane dan Roberto Firmino, dia membentuk trisula yang sangat disegani oleh klub-klub di Inggris maupun Eropa. Mereka tampil sangat tajam dan kencang tidak mudah untuk di kalahkan.

Mohamed Salah pun mengatakan dengan enjoy bahwa dia sangat menikmati musimnya di Liverpool. Hal tersebut sekaligus untuk merespon isu bahwa dia akan meninggalkan Anfield untuk mencari tantangan baru pada musim depan. Isu tersebut jadi dinyatakan hoax. Berikut ini percakapan Mohamed Salah.

“Saya bahagia bermain di Liverpool. Saya senang tinggal di kota ini. Saya mencintai suporter Liverpool dan mereka juga mencintai saya,” ucap Mohamed Salah sebagaimana dikutip dari CNN International.

“Saya bahagia di klub ini,” tegas Mohamed Salah.

Entahlah apa alasannya media membuat isu soal Mohamed Salah karena sejauh ini yang dilihat memang tidak menunjukkan gelagat bahwa dia ingin mencari klub baru dan ingin berpaling dari Liverpool. Pemain berusia 27 tahun tersebut juga kabar menjalin hubungan yang bagus dan baik dengan pihak.

Gosip Miring dan Komentar Gary Neville

Siapakah Gary Neville? Dia adalah pengamat sepak bola Inggris, yang memulai berhembusnya isu atau hoax tersebut, bahwa Mohamed Salah akan pindah klub. Dia menyebut mantan bintang AS Roma tersebut akan pindah dalam 12 bulan ke depan.

“Mohamed Salah akan pindah dalam 12 bulan ke depan, saya lihat itu akan terjadi,” ucap Gary Neville kepada Sky Bet.

Selain itu, Salah juga sempat diterpa isu bahwa hubungannya dengan Jurgen Klopp sang pelatih tidak lagi harmonis. Hal ini yang kemudian memicu kabar jika Mohamed Salah berniat untuk pindah dari Liverpool. Namun pernyataan yang sudah di jelaskan diatas jelas menunjukkan jika hal tersebut hanyalah hoax dan tidak benar adanya.

Mohamed Salah sendiri masih punya dan terikat kontrak dengan Liverpool hingga tahun 2023 mendatang.

Frank Lampard Dan Catatan Dirinya Gagal Saat UEFA Super Cup

Frank Lampard Dan Catatan Dirinya Gagal Saat UEFA Super Cup
Frank Lampard Dan Catatan Dirinya Gagal Saat UEFA Super Cup

Berita update kali ini datang dari pelatih Frank Lampard dimana dirinya tercatat pernah punya karir yang gemilang sebagai pemain. Ada banyak gelar yang pernah dia raih. Tetapi, kali ini kami akan bicara soal UEFA Super Cup, yang tidak berpihak pada dirinya karena dia punya rekor yang buruk.

Pelatih yang saat ini berusia 41 tahun, bukan hanya ketika masih aktif dulu sebagai pemain, bahkan ketika dia sudah melatih rekor itu masih bertahan. Frank Lampard selalu kesulitan saat bermain di UEFA Super Cup.

Dan baru-baru ini kabar terbaru datang jika Frank Lampard gagal menjadi juara UEFA Super Cup 2019. Chelsea, tim yang dilatihnya, kalah melawan Liverpool lewat babak adu penalti pada laga di Vodafone Park, yang di laksanakan pada hari Kamis tanggal 15 Agustus 2019 pukul 02.00 dini hari WIB.

Dan dengan perolehan skor, Chelsea dan Liverpool bermain imbang 1-1 pada waktu normal. Ketika laga dilanjutkan babak tambahan waktu, masing-masing tim menambah satu gol. Sampai akhirnya Chelsea kemudian kalah adu penalti pada perolehan skor 4-5.

Rekor Buruk Frank Lampard Di UEFA Super Cup

Dan pada babak adu penalti yang di laksanakan dini hari tadi, keberhasilan sedang berpihak pada semua penendang Liverpool dimana mereka sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara, di kubu Chelsea, ada Tamy Abraham yang tendangannya mampu diblok oleh Adrian.

Frank Lampard pun gagal membawa Chelsea menjadi juara UEFA Super Cup 2019. Bagi manajer berusia 41 tahun tersebut, berikut ini adalah catatan kegagalan ketiganya bersama Chelsea di UEFA Super Cup.

Kegagalan pertama terjadi pada tahun 2012 silam. Ketika itu, Frank Lampard masih bermain. Chelsea kalah dengan perolehan skor 1-4 atas Atletico Madrid.

Selanjutnya yang kedua, Frank Lampard kembali gagal meraih gelar UEFA Super Cup pada tahun 2013. Ceritanya hampir sama dengan tahun 2019 baru ini pada dini hari tadi. Saat itu Chelsea kalah dari Bayern Munchen lewat babak adu penalti dengan perolehan skor 4-5.

Sampai akhirnya laga berakhir dengan skor 2-2 pasca tambahan waktu.

Dominasi Liverpool

Sementara itu, kekalahan Chelsea juga menunjukkan dominasi Liverpool di pentas Eropa untuk klub-klub yang berasal dari Inggris. Bukan hanya peraih gelar Liga Champions paling banyak, The Reds juga berhasil menjadi peraih gelar UEFA Super Cup paling banyak.

Liverpool kini telah meraih empat gelar UEFA Super Cup. Gelar tersebut diraih dengan sejarah pada tahun 1977, 2001, 2005 dan yang baru kali ini 2019 ini betapa bangganya sang pelatih Liverpool Jurgen Klopp.

Liverpool hanya kalah dari AC Milan dan Barcelona yang berhasil meraih lima gelar UEFA Super Cup. Sementara itu beralih ke Real Madrid sebagai klub dengan raihan gelar juara Liga Champions paling banyak, klub ini berhasil meraih empat gelar juara UEFA Super Cup.

Diincar Madrid, Van de Beek Justru Akui Bisa Bertahan Di Ajax

Diincar Madrid, Van de Beek Justru Akui Bisa Bertahan Di Ajax
Diincar Madrid, Van de Beek Justru Akui Bisa Bertahan Di Ajax

Baru-baru ini berita yang beredar datang dari Real Madrid dimana kabarnya sedang mengincar gelandang Ajax muda berusia 22 tahun, Donny van de Beek. Namun kabarnya, pemain Belanda itu mengatakan bahwa dirinya bisa bertahan di klub pada musim panas ini.

Di akui, Los Blancos sendiri memang sedang mencari gelandang baru pada bursa transfer musim panas ini. Namun, usaha mereka untuk mendapatkan pemain berusia 26 tahun, Paul Pogba dari Manchester United masih belum berhasil.

Dan kabarnya Setan Merah sudah mematok harga sebesar 150 juta pounds untuk Pogba. Hal itu membuat Madrid mundur karena tidak bisa menebus uang sebesar itu dan mereka sekarang mengalihkan perhatiannya pada pemain yang lebih muda yaitu Van de Beek.

Bursa transfer di Spanyol baru resmi ditutup pada tanggal 2 September 2019 mendatang. Itu artinya, Madrid masih punya waktu untuk mendatangkan Van de Beek namun tetap saja Madrid harus bekerja cepat agar segera tuntas.

Van de Beek pemain muda yang berhasil membawa Ajax ke semifinal Liga Champions musim lalu, dimana dirinya mengatakan bahwa saat ini tidak ada yang pasti mengenai masa depannya. Namun, ia tidak mengesampingkan untuk tetap bertahan di Amsterdam. Ia sendiri mengakui jika ia masih ingin tetap bertahan, seperti berikut ini pengakuannya.

“Mereka klub yang fantastis, tetapi Ajax juga,” kata Van de Beek kepada Ziggo Sport ketika ditanya tentang Madrid.

“Saya tidak perlu mengeluh tentang hal itu. Ada peluang bagus saya akan terus bermain di sini, tapi belum ada yang pasti.” Ujarnya kembali.

Ketika ditanya apakah sebaiknya Ajax memberikan kejelasan tentang masa depannya, Van de Beek berkata: “Saya juga berharap demikian, karena saya agak muak dengan semua pertanyaan tentang hal itu.” tandasnya.

Diharapkan Bertahan

Tidak terlepas dari itu, direktur sepakbola Ajax Marc Overmars menyuarakan keyakinannya bahwa pemain muda berusia 22 tahun, Van de Beek bisa memutuskan bertahan sedikit lebih lama lagi dengan juara Eredivisie tersebut.

“Saya tidak berpikir akan butuh waktu lama untuk semuanya menjadi jelas,” kata Overmars kepada Ziggo Sport.

Ketika ditanya apakah Van de Beek akan bertahan, dia menjawab: “Saya akan memilih ya.” tutupnya. So jawabannya tersebut masih sangat ngambang dan tidak jelas, kita tunggu saja ya Bolaneters!

Eric Bailly Absen Lawan Kristiansund

Eric Bailly Absen Lawan Kristiansund

Informasi terkuak mengenai persiapan Manchester United jelang laga melawan Kristiansund. Skuat Setan Merah dipastikan tidak diperkuat oleh bek andalan mereka asal, Eric Bailly.

Semenjak awal bulan Juli ini, United menggelar tur pra musim. Mereka mengunjungi Australia dan Asia untuk mempersiapkan diri jelang musim baru yang akan bergulir.

Sejak akhir pekan lalu, United sudah kembali ke Manchester. Namun mereka bakal melanjutkan tur pra musim mereka, di mana mereka akan segera terbang ke Norwegia untuk menghadapi Kristiansund pada 30/07.

Dilansir dari situs resmi United, Solskjaer datang ke kampung halamannya dengan kekuatan nyaris penuh. Hanya Eric Bailly yang dipastikan absen pada melawa Kristiansund.

Cedera Parah

Bailly dipastikan absen pada laga melawan Kristiansund besok karena sang bek mengalami cedera yang cukup mengabsenkan dirinya dalam partai berikutnya.

Bek Timnas Pantai Gading itu mengalami kesakitan saat pertandingan melawan Tottenham di Shanghai. Oleh karenanya ia langsung ditarik keluar ketika pertandingan masih di tengah-tengah babak sedang berlangsung.

Sang bek diberitakan mengalami cedera pada bagian lututnya, dan ia harus absen sekitar satu bulan untuk memulihkan cederanya sampai mampu berkompetisi lagi.

Kondisi Yang Tidak Stabil

Daftar nama selain Bailly ada tiga pemain yang diragukan bisa tampil melawan Kristiansund besok.

Mereka adalah tiga pemain yang ikut tur pra musim United, yaitu Lee Grant, Matteo Darmian dan Romelu Lukaku. Ketiga pemain itu dinilai masih belum pulih benar dari cedera yang menyerang mereka.

Untuk Lukaku sendiri beredar kabar di Inggris bahwa ia akan segera berpindah klub dalam waktu dekat ini ke klub asal Italia.

Ujicoba Skuat

Selain Kristiansund, Manchester United berencana menggelar satu uji coba lagi. Mereka akan menutup pagelaran pra musim mereka dengan laga uji coba melawan AC Milan pada partai berikutnya.

Setelah melawan Milan, United akan mengawali musim 2019/2020 di mana mereka langsung berhadapan dengan Chelsea di partai pembuka EPL di kendang sendiri.