Bantah Kebatalan Gareth Bale Ke Jiangsu Suning Bukan Karena Dihalangi Keluarga!

Bantah Kebatalan Gareth Bale Ke Jiangsu Suning Bukan Karena Dihalangi Keluarga!

Kabar yang menyebut baru-baru ini soal rencana kepindahan pemain berusia 30 tahun, Gareth Bale dari Real Madrid menuju klub Tiongkok yaitu, Jiangsu Suning yang beritanya dihalangi pihak keluarga rupanya dibantah oleh agen sang pemain yang artinya berita tersebut tidak benar adanya.

Beberapa waktu lalu muncul kabar yang menyebut bahwa Bale sudah sepakat untuk bergabung dengan Jiangsu Suning. Di sana, pemain berdarah Britania Raya itu kabarnya menerima gaji mencapai 1 juta poundsterling per pekan.

Namun kepindahan Bale ke Tiongkok ini berujung dengan kegagalan untuk terwujud. Ada kabar yang menyebut Real Madrid menggagalkan transfer tersebut. Ada pula yang menyebut pihak keluarga Bale melarang sang pemain untuk berlabuh ke Tiongkok.

Bantahan Agen Gareth Bale

Kini agen Bale, Jonathan Barnett membantah kabar yang menjadi buah bibir banyak orang tersebut. Menurutnya, Bale dan keluarganya sudah siap untuk hengkang ke Tiongkok. Apapun keputusan Bale keluarga selalu berikan support penuh selagi semua yang di lakukan positif dan membawa dampak yang lebih baik untuk Bale.

“Cerita yang menyebut bahwa Gareth [Bale] atau keluarganya menjadi alasan mengapa kesepakatan tak tercapai adalah alasan yang benar-benar salah,” ujar Barnett kepada Sky Sports.

Jiangsu Suning pun akhirnya sudah terlanjur memilih untuk merekrut striker Ivan Santini dari Anderlecht. Ia mengisi pos yang sejatinya sudah disiapkan untuk Bale.

Tak Masuk Skuat Audi Cup

Situasi terkait rumor transfer ini membuat Bale tak masuk dalam skuat Real Madrid untuk ajang pramusim Audi Cup tengah pekan ini.

Real Madrid rencananya akan menjalani laga semifinal Audi Cup melawan Tottenham Hotspur. Laga ini bakal digelar pada hari Selasa tanggal 30 Juli 2019 malam WIB.

Setelah laga tersebut, Bayern Munchen selaku tuan rumah bakal berlaga di partai semifinal lainnya menghadapi wakil Turki, Fenerbahce.

Keesokan harinya, tim yang kalah dari dua laga tersebut bakal bertemu di partai perebutan tempat ketiga, sedangkan dua pemenang akan bentrok memperebutkan gelar juara di partai final.

Sumber : bet789inc.com website judi online terbaik.

Eric Bailly Absen Lawan Kristiansund

Eric Bailly Absen Lawan Kristiansund

Informasi terkuak mengenai persiapan Manchester United jelang laga melawan Kristiansund. Skuat Setan Merah dipastikan tidak diperkuat oleh bek andalan mereka asal, Eric Bailly.

Semenjak awal bulan Juli ini, United menggelar tur pra musim. Mereka mengunjungi Australia dan Asia untuk mempersiapkan diri jelang musim baru yang akan bergulir.

Sejak akhir pekan lalu, United sudah kembali ke Manchester. Namun mereka bakal melanjutkan tur pra musim mereka, di mana mereka akan segera terbang ke Norwegia untuk menghadapi Kristiansund pada 30/07.

Dilansir dari situs resmi United, Solskjaer datang ke kampung halamannya dengan kekuatan nyaris penuh. Hanya Eric Bailly yang dipastikan absen pada melawa Kristiansund.

Cedera Parah

Bailly dipastikan absen pada laga melawan Kristiansund besok karena sang bek mengalami cedera yang cukup mengabsenkan dirinya dalam partai berikutnya.

Bek Timnas Pantai Gading itu mengalami kesakitan saat pertandingan melawan Tottenham di Shanghai. Oleh karenanya ia langsung ditarik keluar ketika pertandingan masih di tengah-tengah babak sedang berlangsung.

Sang bek diberitakan mengalami cedera pada bagian lututnya, dan ia harus absen sekitar satu bulan untuk memulihkan cederanya sampai mampu berkompetisi lagi.

Kondisi Yang Tidak Stabil

Daftar nama selain Bailly ada tiga pemain yang diragukan bisa tampil melawan Kristiansund besok.

Mereka adalah tiga pemain yang ikut tur pra musim United, yaitu Lee Grant, Matteo Darmian dan Romelu Lukaku. Ketiga pemain itu dinilai masih belum pulih benar dari cedera yang menyerang mereka.

Untuk Lukaku sendiri beredar kabar di Inggris bahwa ia akan segera berpindah klub dalam waktu dekat ini ke klub asal Italia.

Ujicoba Skuat

Selain Kristiansund, Manchester United berencana menggelar satu uji coba lagi. Mereka akan menutup pagelaran pra musim mereka dengan laga uji coba melawan AC Milan pada partai berikutnya.

Setelah melawan Milan, United akan mengawali musim 2019/2020 di mana mereka langsung berhadapan dengan Chelsea di partai pembuka EPL di kendang sendiri.

Transfernya Dibatalkan Pihak Klub, Gareth Bale Kecewa

Transfernya Dibatalkan Pihak Klub, Gareth Bale Kecewa

Pemain Sayap Real Madrid, Gareth Bale dikabarkan tengah marah besar terhadap manajemen Los Blancos. Ia murka karena transfernya ke Tiongkok digagalkan oleh pihak manajemen klub.

Belum lama ini Zinedine Zidane memberikan pernyataan mengejutkan terkait masa depan Bale. Ia menyebut winger Timnas Wales itu sudah tidak masuk dalam rencananya dan ia ingin sang pemain segera hengkang dari tim secepatnya.

Akhir dari pernyataan tersebut, Bale diberitakan tengah bernegosiasi dengan klub Tiongkok, Jiangsu Suning. Bale bahkan diberitakan akan mengunci transfernya ke Negeri Tirai Bambu itu dalam waktu dekat ini.

Namun The Sun mengklaim bahwa Bale saat ini tengah kecewa dan murka. Ia kesal karena transfernya ke Tiongkok dibatalkan sepihak oleh manajemen Los Blancos.

Pembatalan Yang Buruk

Menurut laporan yang di dapat, Bale sudah menyepakati pindah ke klub Tiongkok, Jiangsu Suning. Bale bahkan sudah berada di perjalanan menuju klub Tiongkok itu.

Seketika itu juga ia secara mendadak mendapatkan informasi bahwa transfernya dibatalkan. Presiden Real Madrid, Florentino Perez yang membatalkan langsung transfer tersebut.

Dikabarkan sang Presiden diberitakan ingin mendapatkan uang lebih banyak dari Suning sehingga ia membatalkan kepindahan Bale yang membuat sang pemain sangat kecewa.

Kecewa Berat

Bale dikabarkan sangat kecewa kepada manajemen klub setelah mendengar pembatalan sepihak penjualannya ke Jiangsu Suning.

Ia mengaku sangat kesal karena ia seharusnya sudah meneken kontrak berdurasi tiga tahun dengan gaji satu juta pounds per pekan di Jiangsu Tiongkok.

Untuk itu ia mengancam akan mogok main di Real Madrid musim depan dan ia hanya mau mengubah pendiriannya jika ia dijual kembali ke Suning atau Real Madrid membayar gajinya sebesar 1 juta pounds per pekan musim depan dan hal ini tentu akan menurunkan performa sang pemain secara tidak langsung

Kekalahan Telak

Los Blancos sendiri belum lama mendapatkan hasil pertandingan yang memalukan dalam ajang ICC 2019.

Mereka harus dipermalukan oleh Atletico Madrid dengan skor telak 7-3 pada akhir pekan kemarin, sungguh sangat memalukan bagi Los Blancos.

Tidak Ikut Di Laga Uji Coba, Lukaku Segera Tinggalkan Setan Merah?

Tidak Ikut Di Laga Uji Coba, Lukaku Segera Tinggalkan Setan Merah?

Rumor mengenai masa depan Romelu Lukaku di Manchester United telah beredar luas. Sang striker diyakini akan segera pindah klub setelah ia tidak masuk dalam skuat pra musim Setan Merah untuk menghadapi Kristiansund.

Semenjak akhir pekan kemarin, United sudah kembali ke kota Manchester. Mereka beristirahat sejenak setelah kurang lebih dua pekan melakoni tur di Australia dan Asia yang cukup padat.

United sendiri masih memiliki dua agenda uji coba. Uji coba terdekat mereka akan berhadapan dengan klub Norwegia, Kristiansund pada hari Selasa tanggal 30 Juli 2019 tepatnya satu hari sebelum akhir bulan Juli berakhir.

Pihak Manchester United baru saja mengumumkan daftar pemain yang berangkat ke Norwegia. Namun dari daftar 26 nama tersebut, tidak ada nama Romelu Lukaku ikut di dalamnya.

Pindah Ke Klub Lain

Absennya nama Lukaku dalam daftar skuat Manchester United yang bertolak ke Norwegia ini memunculkan spekulasi bahwa ia akan segera berpindah klub lain.

Sejak awal bursa transfer dibuka, sang striker diyakini tengah mengurus kepindahannya. Ia disebut akan bergabung dari salah satu dari Tim Elit Italia Inter Milan atau Juventus dalam waktu dekat ini.

Belum lama ini sang striker mengunggah sebuah unggahan penuh kode bersama agennya, di mana ia diyakini bakal segera menuntaskan kepindahannya dari Theater Of Dream.

Jadwal Berikutnya

Setelah berhadapan dengan Kristiansund, United diagendakan akan melakukan satu kali uji coba lagi melawan AC Milan dengan skuat utama mereka.

Setelah uji coba itu selesai, mereka akan mengawali musim 2019/2020 di ajang EPL dengan menghadapi lawan berat tangguh Chelsea di kendang sendiri.

United Diminta Ikhlaskan Transfer Romelu Lukaku

United Diminta Ikhlaskan Transfer Romelu Lukaku

Mantan Legenda Manchester United, Ben Thornley menyarankan mantan klubnya untuk menjual Romelu Lukaku di musim panas ini. Thornley menilai sang striker tidak cocok dalam skema Ole Gunnar sehingga tidak menaikan performa tim.

Semenjak bergabung dengan United pada tahun 2017 silam, Lukaku memegang status sebagai penyerang utama United. Ia selalu dipercaya oleh Jose Mourinho menjadi juru kunci serangan andalan United kendati penampilannya tidak mencerminkan seorang striker tangguh.

Setelah berganti pelatih sejak Jose Mourinho sampai saat ini Ole Gunnar melatih, nasib Lukaku menjadi berubah drastis. Di era Ole Gunnar Solskjaer, penyerang 26 tahun itu kalah dengan Marcus Rashford, sehingga ia lebih sering menjadi penghangat kursi cadangan.

Di mata Thornley, lebih baik jika Lukaku berpindah klub di musim panas ini. “Saya rasa tim ini bukanlah tim yang cocok untuk Romelu Lukaku,” tandas Thornley kepada media Tribal Football.

Skema Tidak Berkembang

Thornley menilai bahwa Lukaku adalah penyerang yang bagus. Namun sayang karakteristiknya tidak cocok dengan taktik yang disiapkan oleh Solskjaer pada musim yang sudah dijalaninya.

“Dia memang menawarkan sesuatu yang berbeda untuk tim ini. Jadi jika ia bertahan sebenarnya tidak menjadi masalah untuk tim ini.” Ujarnya.

“Namun saya merasa bahwa ia tidak cocok dengan taktik Ole Gunnar yang lebih mengutamakan pergerakan dinamis dan juga serangan cepat.” Tandasnya kepada media.

Pergi Dengan Terhormat

Thornley menilai bahwa Lukaku lebih baik berpindah klub untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya serta menyelamatkan karir sepakbola profesionalnya.

“Saya rasa dia [Lukaku] sudah membuktikan bahwa ia bisa mencetak gol di musim perdananya. Kalau tidak salah ia membuat 27 gol di musim debutnya, dan saya rasa anda tidak bisa meremehkan catatan itu.”

“Di Man United, anda membutuhkan striker yang bisa mencetak 25 atau 27 gol dalam satu musim untuk menantang gelar, dan dia [Lukaku] adalah pemain United terakhir yang bisa melakukan itu. Namun saya rasa dia tidak mampu mengulangi itu lagi.” Tegasnya lembali.

Pindah Secepatnya

Menurut kabar yang beredar di Inggris, Romelu Lukaku sedikit lagi akan menuntaskan kepindahannya ke negeri Pizza Italia. Sang striker tidak masuk dalam skuat Manchester United yang bertolak ke Kristiansund untuk melakoni partai uji coba berikutnya.

Matic Ingin Jadi Kapten Setan Merah

Matic Ingin Jadi Kapten Setan Merah

Matic mengungkapkan sebuah statement yang cukup menarik. Gelandang Setan Merah itu bersedia untuk menjalankan amanat menjadi kapten Setan Merah pada musim depan.

Setan Merah memang tengah membutuhkan sosok kapten baru. Mereka baru saja ditinggal oleh kapten mereka, Antonio Valencia yang memutuskan kembali ke negara asalnya di musim panas ini.

Sampai saat ini ada beberapa nama yang dijagokan menjadi pemimpin baru United. Salah satu nama yang direkomendasikan Bryan Robson, mantan kapten MU pada saat itu adalah Nemanja Matic.

Saat ditanyakan mengenai rekomendasi Matic itu, sang gelandang mengaku siap mengambil tanggung jawab itu musim depan. “Selalu menyenangkan rasanya ketika seorang sehebat Mr.Robson mengatakan hal-hal yang baik mengenai saya,” tegas Matic kepada Goal International.

Tak Ragu Jadi Pemimpin

Matic menyadari bahwa Ia adalah salah satu pemain ini di skuat Setan Merah untuk saat ini. Untuk itu ia siap menjalankan perannya untuk menjadi pemimpin tim ini musim depan.

“Rekomendasi itu berarti besar bagi saya. Saya memang salah satu pemain paling berpengalaman dalam tim ini, dan saya akan mencoba untuk memimpin tim ini dengan cara terbaik.” Ujarnya kepada media

Pelatih Tentu Punya Alasan

Nemanja Matic sendiri mengaku tidak terlalu berambisi menjadi seorang Pemimpin tim di United. Ia menyerahkan keputusan mengenai ban kapten itu kepada sang manajer, Ole Gunnar Solskjaer sang pelatih.

“Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Manajer harus membuat keputusan mengenai status kapten ini, dan apapun yang ia putuskan, maka kami akan merasa senang.” Tegasnya kepada media.

“Status kapten ini memang penting, namun jika kami memainkan sepakbola yang bagus dan berjuang satu sama lain, maka itulah yang terpenting.” tandas sang pemain.

Kapten Baru

Nama selain Matic, ada beberapa nama yang dijagokan menjadi kapten United musim depan. Ada nama Ashley Young, David De Gea dan Paul Pogba yang dinilai layak untuk menjadi skipper baru United untuk musim yang akan bergulir pada musim depan.